260 Siswa Ikuti Seleksi Masuk ITB

260 Siswa Ikuti Seleksi Masuk ITB

260 Siswa Ikuti Seleksi Masuk ITB

PADALARANG – Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Bandung Barat

kembali menggelar seleksi untuk masuk ke perguruan tinggi negeri (PTN) melalui jalur beasiswa bagi lulusan SMA/MA di tahun ini di SMKN 4 Padalarang, Kamis (14/4). Seleksi ini sangat disambut antusias para siswa yang sebentar lagi lulus. Ini terlihat saat para siswa yang berjumlah 260 siswa dari 20 SMA/MA di Kabupaten Bandung Barat bersaing memperebutkan 35 beasiswa ke PTN Institut Teknologi Bandung (ITB).

Kepala Bidang Pendidikan SMA Disdikpora Kabupaten Bandung Barat Hasanudin mengungkapkan, seleksi ini untuk memilih para siswa yang akan masuk ke ITB pada tahun ini. Mereka harus melalui tahapan seleksi untuk melanjutkan pendidikan ke ITB secara gratis yang merupakan Program Kartu CERMAT Beasiswa Kuliah yang diluncurkan Pemkab Bandung Barat untuk 15 orang dan 20 orang dari Ikatan Alumni ITB. Para peserta calon penerima beasiswa ini harus mengikuti seleksi tertulis, lolos administrasi, dan wawancara.

”Tahapannya memang harus mengikuti seleksi yang sudah disiapkan oleh panitia

. Mereka yang lolos akan melanjutkan sekolah di ITB,” kata dia kepada wartawan.

Diungkapkannya, peraih beasiswa ini dijamin seluruh biaya kuliah sampai tamat sekaligus dengan kebutuhan sehari-hari. Peserta yang lulus seleksi ini akan diikutsertakan pada Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN). ”Bagi yang lolos seleksi seluruh biaya kuliah dan kehidupan sehari-harinya ditanggung penuh pemerintah. Penerima beasiswa harus dari keluarga tidak mampu, dan juga tentunya berprestasi akademik,” kata Hasanudin.

Lebih jauh dijelaskannya, selain dengan ITB Pemkab Bandung Barat juga bekerjasama dengan 4 PTN

ternama lainnya dalam program beasiswa ini yaitu yang bekerjasama dengan Pemkab Bandung Barat yaitu, Universtas Padjajaran (Unpad), Poletiknik Bandung (Polban), Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Universitas Islam Negeri (UIN), dan Institut Pertanian Bogor (IPB). ”Pemerintah mengalokasikaan anggaran antara Rp 60 juta sampai Rp 100 juta per mahasiswa. Besarannya sangat bergantung kepada biaya kuliah di masing-masing perguruan tinggi,” ujarnya.

Di tempat yang sama, Pengurus Pusat Ikatan Alumni ITB Abdulah Syuaib menjelaskan, beasiswa bagi 20 lulusan terbaik dari keluarga tidak mampu sumber anggarannya berasal dari Program Bidik Misi yang digulirkan pemerintah pusat di dalam menjaring siswa berprestasi dari keluarga tidak mampu secara ekonomi. Namun sayangnya program ini tidak terserap semua.

”Anggaran program Bidik Misi mencapai Rp1,7 triliun tapi sayangnya bantuan biaya pendidikan ini tak terserap semua. Diperkirakan ratusan miliar yang masih belum terserap. Maka dari itulah Ikatan Alumni ITB mencoba mendorong anak dari keluarga tidak mampu dan berprestasi masuk program Bidik Misi,” papar Abdulah.

 

Baca Juga :