5 Alasan Kenapa Kamu Harus Ikutan Simulasi Sidang PBB

Model United Nations, biasa disebut dengan Model UN atau MUN, secara garis besar merupakan simulasi sidang Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB) yang diikuti oleh pelajar atau mahasiswa di mana di dalamnya kamu mampu belajar tentang diplomasi, pertalian internasional dan PBB. MUN termasuk mengajarkan public speaking, negosiasi, berpikir kritis, kerjasama dan kepemimpinan. Peserta di dalam konferensi MUN ini disebut sebagai delegasi yang mewakili berbagai negara, dan juga figur politik dan organisasi internasional yang mendiskusikan suatu topik. Yuk, simak 5 alasan kenapa kamu mesti ikutan MUN sepanjang masa sekolah/kuliah kamu!

1. Bertemu pelajar lain berasal dari berbagai negara
Bertemu dengan pelajar lain berasal dari berbagai tempat atau negara akan memicu kamu menjadi lebih open-minded dan juga meningkatkan relasi dan teman. Dengan ikuti MUN kamu akan berjumpa dan apalagi mesti bekerja serupa dengan orang-orang dengan pendapat dan pemikiran yang tidak sama darimu. Sehingga kamu mesti mampu cepat beradaptasi dan tetap saling menghargai. Delegasi lain tentu akan terasa kesal dan tidak berkenan bekerja serupa dengan kamu jika kamu bersikap kaku dan tetap menghakimi sesuatu berdasarkan sudut pandangmu saja.

2. Meningkatkan kebolehan public speaking dan bahasa Inggris
MUN terbagi atas tiga sesi utama yakni Moderated Caucus, Unmoderated Caucus dan Voting. Moderated caucus ialah sesi resmi di mana para delegasi mengajukan mosi, membahasnya, dan berdebat yang dimoderasi oleh pemimpin sidang atau yang biasa disebut Chair. Sedangkan di dalam unmoderated caucus, delegasi diperbolehkan untuk bernegosiasi dengan delegasi lain dan apalagi berdebat dengannya tanpa adanya moderasi. Nah, pastinya bahasa Inggris kamu akan amat terlatih karena kamu diharuskan berkomunikasi dengan bahasa Inggris di sini.

Nggak cuma bahasa inggris, di dalam MUN public speaking kamu termasuk akan amat terlatih. Soalnya tersedia durasi di setiap sesinya, menjadi di dalam selagi yang terbatas kamu mesti mampu memberikan poin-poin yang penting. Selain itu di dalam memberikan opini kamu mesti mampu tetap diplomatis dan tidak menyinggung delegasi negara lain yang nantinya mampu berakibat terhadap “ketegangan antar negara”. Wow, seru banget ‘kan belajar dengan cara yang menyenangkan.

3. Menjadi lebih memahami tentang isu-isu internasional
Sebelum ikutan, kamu mesti lakukan riset tentang negara yang kamu wakilkan. Contohnya, kamu menjadi delegasi Korea Utara di dalam komite UN Women yang akan membahas topik “Hak Pengungsi dan Migran Perempuan di Negara Konflik”. Hal ini berarti kamu mesti lakukan riset tentang kebijakan-kebijakan Korea Utara tentang topik tersebut. Kamu termasuk mesti gawat saat mendengar kebijakan negara lain, sehingga kamu memahami negara mana yang mampu menjadi kubu dan negara mana yang tetap mesti di persuasi sehingga berkenan berpihak denganmu. So, secara tidak langsung kamu tentu akan menjadi lebih berwawasan dan belajar tentang pertumbuhan isu-isu global.

4. Melatih kepemimpinan, negosiasi, dan diplomasi
Hal ini karena di dalam MUN hasil akhirnya bukanlah memenangkan debat melainkan meraih kesepakatan bersama, lewat Draft Resolution, yang disusun bersama-sama. Inilah yang membedakan MUN dan Lomba Debat. Dalam MUN, menjadi orang yang jago bahasa Inggris dan pandai berdebat dengan poin-poin yang bagus saja tidak cukup. Melainkan kamu mesti mampu mempersuasi delegasi negara lain dan menawarkan win-win solution sehingga negara lain berkenan menyetujui idemu.

5. Prestasi yang membanggakan
Mengikuti sebuah MUN mampu dikatakan sebagai prestasi, lho! Apalagi jika kamu sampai memenangkan award. Jadi selagi selesai ikuti MUN, beberapa delegasi akan mendapatkan award, kalau seperti Best Delegate bagi mereka yang sudah membuktikan performa paling baik sepanjang sidang berlangsung, atau Best Position Paper bagi delegasi dengan esai terbaik, dan lain sebagainya. Lumayan banget ‘kan membuat CV (Curicullum Vitae) kamu.

Selengkapnya : https://www.ruangguru.co.id/