Ciri Bentuk Lahan Vulkanik
By: Date: April 17, 2020 Categories: Pendidikan
Ciri Bentuk Lahan Vulkanik

Ciri Bentuk Lahan Vulkanik

Ciri Bentuk Lahan Vulkanik

Tanah vulkanik merupakan

tanah yang terbentuk dari material-material letusan gunung api. Material ini kemudian lapuk dengan berjalannya waktu sehingga menjadi tanah yang sangat tinggi unsur haranya. Tanah ini banyak dijumpai pada wilayah-wilayah sekitar lereng gunung berapi.

Ketika sebuah gunung api meletus, ia akan memuntahkan aneka partikel yang panas ke udara. Salah satu material yang dikeluarkan gunung api adalah abu vulkanis. Ketika pertama kali muncul, abu yang sangat panas dan pekat ini bisa membahayakan. Namun, begitu kondisi mendingin, abu yang melapisi permukaan tanah tersebut bisa meningkatkan kesuburan tanah. Lapisan tanah yang dilapisi abu vulkanik tersebut sangat kaya mineral dan bisa menumbuhkan aneka tanaman dengan baik tanpa memerlukan tambahan pupuk.


Lapisan tanah vulkanik gembur serta berwarna hitam. Pada lapisan subsoil mempunyai warna kecoklatan dan terasa licin apabila di gosok di antara jari-jari. Bulk densitnya sangatlah rendah (<0,85). Daya tahan air sangat tinggi dan perkembangan struktur tanah baik. Dari itulah dapat kita dlihat bahwa pada kawasan lereng-lereng gunung yang pernah terjadi letusan gunung api, lahan pertaniannya sangatlah subur.


Indonesia kaya akan sumber daya alam . Lahan pertanian dan perkebunan  luas di seluruh pelosok negri. Tidak heran jika Negara Indonesia di sebut Negara agraris. Hal ini tidak terlepas dari banyaknya tanah vulkanis di wilayah kepulauan Indonesia yang terbentuk dari materiletusan gunung berapi. Materi yang terbentuk dari abu vulkanik tersebut di muntahkan ke daratan, kemudian mengalami pelapukan kemudian membentuk mineral dan unsure hara yang berpengaruh pada tingkat kesuburan tanah


Ciri-ciri tanah vulkanik :

  1. Tanah nya subur
  2. Mengandung unsure hara yang tinggi
  3. Merupakan hasil materi letusan gunung berapi
  4. Mudah menyerap air
  5. Tanahnya berwarna lebih gelap
  6. Terdapat disekitar gunung berapi

Tanah vulkanis dibentuk dengan tambahan abu vulkanik dari gunung berapi yang meletus. Abu vulkanik merupakan hasil dari peleburan dan pembakaran bahan-bahna mineral. Lapisan tanah yang di lapisi abu tersebut kemudian menjadi sangat kaya mineral dan bisa menumbuhkan aneka tanaman dengan baik tanpa memerlukan tambahan pupuk.


Tidak mengherankan jika banyak orang yang tetap memilih untuk tinggal di sekitar gunung berapi. Meskipun letusan gunung berapi sangat menakutkan dan membahayakan, namun manfaatnya sangat banyak untuk lahan pertanian. Daerah-daerah pertanian yang di usahakan di wilayah bertanah vulkanis banyak terdapat diIndonesia , yang memang memiliki banyak gunung berapi aktif. Misalnya di bagian utara pulau Jawa , Sumatera , Bali, Lombok, Halmahera, Sulawesi dll. Pulau Jawa dan Sumatera yang memiliki lebih banyak gunung berapi.


Baca Juga :