DASAR PEMIKIRAN PANCASILA
By: Date: July 1, 2020 Categories: Pendidikan
DASAR PEMIKIRAN PANCASILA

DASAR PEMIKIRAN PANCASILADASAR PEMIKIRAN PANCASILA

Dasar-dasar yang menjadi landasan berdirinya suatu Negara biasanya digali dari jiwa bangsa atau Negara yang bersangkutan. Oleh karena itu, dasar-dasar Negara antara Negara satu dengan yang lain berbeda. Berikut proses perumusan pancasila menjadi dasar Negara Republik Indonesia.

Masa Persidangan Pertama BPUPKI (29 Mei-1 Juni 1945)

Setelah terbentuk BPUPKI segera mengadakan persidangan. Masa persidangan pertama BPUPKI dimulai pada tanggal 29 Mei 1945 samapai dengan 1 Juni 1945. Pada masa persidangan ini, BPUPKI membahas rumusan dasar Negara untuk Indonesia merdeka. Pada persidangan dikemukakan berbagai pendapat tentang dasar Negara yang akan dipakai Indonesia merdeka. Pendapat tersebut disampaikan oleh Mr. Mohammad Yamin, Mr. Soepomo, dan Ir. Sukarno.

  1. Mr. Mohammad Yamin

Mr. Mohammad Yamin menyatakan pemikirannya tentang dasar Negara Indnesia merdeka dihadapan sidang BPUPKI pada tanggal 29 Mei 1945. Pemikirannya diberi judul “Asas dan Dasar Negara Kebangsaan Republik Indonesia”. Mr. Mohammad Yamin mengusulakan dasar Negara Indonesia merdeka yang intinya sebagai berikut:

  1. Peri kebangsaan;
  2. Peri kemanusiaan;
  3. Peri ketuhanan;
  4. Peri kerakyatan;
  5. Kesejahteraan rakyat.

 

  1. Mr. Soepomo

Mr. Soepomo mendapat giliran mengemukakan pemikirannya di hadapan sidang BPUPKI pada tanggal 31 Mei 1945. Pemikirannya berupa penjelasan tentang masakah-masalah yang berhubungan dengan dasar Negara Indonesia merdeka. Negara yang akan dibentuk hendaklah Negara integralistik yang berdasarkan pada hal-hal berikut ini:

  1. Persatuan;
  2. Kekeluargaan;
  3. Keseimbangan lahir dan batin;
  4. Musyawarah;
  5. Keadilan social;

 

  1. Ir. Soekarno

Pada tanggal 1 Juni 1945 Ir. Soekarno mendapat kesempatan untuk mengemukakan dasar Negara Indonesia merdeka. Pemikirannya terdiri atas lima asas berikut ini:

  1. Kebangsaan Indonesia;
  2. Internasionalisme atau perikemanusiaan;
  3. Mufakat dan demokrasi;
  4. Kesejahteraan social;
  5. Ketuhanan Yang Maha Esa.

Kelima asas tersebut diberi nama Pancasila sesuai saran teman yang ahli bahasa. Untuk selanjutnya, tanggal satu Juni kita peringati sebagai hari lahir insital pancasila.

Pengesahan Pancasila Sebagai Dasar Negara

Pada tanggal 18 Agustus 1945, PPKI mengadakan sidangnya yang pertama. Pada sidang ini PPKI membahas konstitusi Negara Indonesia, Presiden dan Wakil Presiden Indonesia, serta lembaga yang membantu tugas Presiden Indonesia. PPKI membahas konstitusi Negara Indnesia dengan menggunakan naskah Piagam Jakarta yang telah disahkan BPUPKI. Namun, sebelum sidang dimulai, Bung Hatta dan beberapa tokoh islam mengadakan pembahasan sendiri untuk mencari penyelesaian masalah kalimat “… dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya” pada kalimat “Ketuhanan dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya”. Tokoh-tokoh Islam  yang membahas adalah Ki Bagus Hadikusumo, Kasman Singidimejo, K.H. Abdul Wachid Hasyim, dan Teuku Moh. Hassan. Mereka perlu membahas hal tersebut karena pesan dari pemeluk agama lain dan terutam tokoh-tokoh dari Indonesia bagian timur yang merasa keberatan dengan kalimat tersebut. Mereka mengancam akan mendirikan Negara sendiri apabila kalimat tersebut tidak diubah. Dalam waktu yang tidak terlalu lama, dicapai kesepakatan untuk menghilangkan kalimat “….. dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemelik-pemeluknya”.

Hal ini dilakukan untuk menjaga persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia. Kita harus menghargai niali juang para tokoh-tokoh yang sepakat menghilangkan kalimat “… dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya”. Para tokoh PPKI berjiwa besar dan memiliki rasa nasionalisme yang tinggi. Mereka juga mengutamakan kepentingan bangsa dan Negara di atas kepentingan pribadi dan golongan. Adapun tujuan diadakan pembahasan sendiri tidak pada forum sindang agar permasalahan cepat selesai. Dengan disetujuinya perubahan itu maka segera saja sidang pertama PPKI dibuka.


Baca juga: