HAKIKAT PENDIDIKAN PANCASILA
By: Date: July 1, 2020 Categories: Pendidikan
HAKIKAT PENDIDIKAN PANCASILA

HAKIKAT PENDIDIKAN PANCASILAHAKIKAT PENDIDIKAN PANCASILA

Pancasila berasal dari bahasa sansekerta yaitu, panca berarti lima dan sila berarti prinsip atau asas. Jadi pancasila adalah prinsip pedoman yang menjadi landasan masyarakat Indonesia, dan sumber hukum Negara.  Istilah pancasila telah dikenal sejak dulu, yaitu digunakan sebagai acuan moral atau etika dalam kehidupan bangsa Indonesia sehari hari. Misalnya, dari karya-karya pujangga besar Indonesia semasa berdirinya kerajaan majapahit yang dilukiskan dalam tulisan empu prapanca tentang Negara Kertagama dan empu tantular dalam bukunya sutasoma.

Hakikat pendidikan pancasila adalah upaya sadar dan terencana untuk mencerdaskan kehidupan bangsa bagi warga Negara dengan menumbuhkan jati diri dan moral bangsa sebagai landasan pelaksanaan hak dan kewajiban dalam bela Negara, demi kelangsunagn kehidupan dan kejayaan bangsa dan Negara. Sehingga dengan mencerdaskan kehidupan bangsa, memberi ilmu tentang tata Negara, menumbuhkan kepercayaan terhadap jati diri bangsa serta moral bangsa.

Bicara tentang hakikat berarti membicarakan tentang hal-hal yang hakiki atau mendasar. Demikian juga halnya dengan upaya memahami hakikat pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Karena pancasila memiliki keluasan arti filosofis, maka dari pengertian pokok tersebut dapat diberi arti yang bermacam-macam, antara lain sebagai berikut:

Pancasila Sebagai Dasar Negara

Pancasila bukan lahir secara mendadak pada tahun 1945, melainkan proses panjang yang didasari oleh sejarah perjuangan bangsa Indonesia, serta melihat pengalaman bangsa-bangsa lain, kedudukan pancasila sebagai dasar Negara, sebagai mana yang tertuang dalam pembukaan UUD 1945, merupakan sumber tertib hokum tertinggi yang mengatur kehidupan Negara dan masyarakat.

Pancasila Sebagai Pandangan Hidup

Fungsi pokok pancasila sebagai pandangan hidup bangsa Indonesia adalah sebagai pandangan hidup, pedoman hidup, dam petunjuk arah bagi semua kegiatan hidup dan penghidupan bangsa Indonesia dalam berbagai aspek kehidupan masyarakat dan bangsa Indonesia.

  1. Pancasila sebagai kepribadian Bangsa Indonesia

Kepribadian artinya gambaran tentang sikap dan perilaku atau amal perbuatan manusia, yang khas yang membrdakan dengan bangsa-bangsa lain. Ciri khas kepribadian bangsa Indonesia tercermin dalam sila-sila pancasila, yaitu bahwa bangsa Indonesia bangsa yang:

  1. Berketuhanan yang maha esa.
  2. Berkemanusiaan yang adil dan beradab.
  3. Berjiwa kesatuan dan persatuan bangsa.
  4. Berjiwa musyawarah mufakat untuk mencapai hikmah kebijaksanaan.
  5. Bercita-cita mewujutkan keadilan social bagi seluruh rakyat Indonesia.

Pancasila sebagai perjanjian luhur bangsa Indonesia

Istilah pancasila sebagai perjanjian luhur bangsa Indonesia ini muncul dalam pidato kenegaraan presiden Soekarno di depan siding perwakilan rakyat. Pada tanggal 16 Agustus 1967 Pancasila dinyatakan sebagai perjanjian luhur seluruh rakyat Indonesia.

Sebagai Cita-Cita Pancasila Dan Tujuan Bangsa Indonesia

Untuk lebih jelasnya, gambaran Pancasila sebagai cita-cita dan tujuan bangsa Indonesia akan tampak pada rincian dan tujuan bangsa dan Negara Indonesia dalam alenia keempat pembukaan UUD 1945, yaitu :

  1. Melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia.
  2. Memajukan kesejahteraan umum.
  3. Menceraskan kehidupan bangsa.
  4. Ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial.

Sumber: https://gurupendidikan.org/