Kaum Muda dan Tantangan Era Revolusi Industri 4.0

Kaum Muda Dan Tantangan Era Revolusi Industri 4.0

Era Revolusi Industri 4.0

Kemenpora menggelar Forum Pimpinan Kepemudaan di Theater Kemenpora, Senayan, Jakarta, Senin (31/12/2018). Forum tersebut setidaknya dihadiri oleh 200 peserta. Diskusi terkait materi Kaum Muda dan Tantangan era Revolusi Industri 4.0.

Generasi Muda

Ahmad Luthfi, yang merupakan founder Klik Acara yang berasal dari UI memberikan motivasi terhadap anak-anak muda.

Menurutnya generasi muda harus berada di garda terdepan dalam era revolusi industri digital.

“Dalam digitalisasi ada dua efek, pelaku-korban. Sebagai organisasi pemuda, bagaimana pelaku mengefektifkan dan membangun hal baru dari efek media sosial di era industri 4.0. Ini harus dibangun jadi hal yang efektif dan positif,” katanya, dalam memberikan materi.

Dia mencontohkan

bahwa industri start-up menjadi yang terbesar dalam era revolusi industri 4.0 saat ini.

Sebagian besar, lanjutnya, yang melakukan adalah anak-anak muda yang melek teknologi.

Karena itu

dia meminta agar untuk urusan start-up yang harusnya bisa diambil wilayah itu oleh para pemuda, benar-benar bisa dimaksimalkan.

“Siapa bilang start-up harus punya modal besar. Anak muda harus berani, karena 80 persen perusahaan start-up dunia yang besar, berawal dari modal yang kecil. Di bawah 100 juta. Hanya 2 persen saja yang pakai modal miliaran,” tegasnya.

Hal yang sama juga ditegaskan oleh pembicara kedua, Addin Jauharudin. Founder Grosir One itu menegaskan, yang perlu dimiliki di era digitalisasi saat ini adalah keberanian menghasilkan terobosan.

“Jika itu bisa dilakukan, maka ruang-ruang yang menjadi tantangan kaum muda di era revolusi industri 4.0 akan bisa ditaklukkan,” tandasnya.

Sumber : http://situsiphone.com/