ASAH KECERDIKAN BERPIKIR ANAK MELALUI 4 KEGIATAN KREATIF INI

Sebagian besar orang tua pasti mengharapkan anaknya tumbuh menjadi individu yang pintar dan cerdas. Namun seringnya, mereka abai terhadap kecerdikan beranggapan yang juga dapat dibentuk semenjak dini melalui sekian banyak kegiatan kreatif. Kecerdikan berikut yang akan menolong mereka untuk menuntaskan masalah, termasuk mengejar solusi di kondisi sulit sekalipun.

Di sini, orang tua perlu mengetahui bahwa masa-masa terbaik untuk menyusun ketiganya ialah di lima tahun kesatu dan teknik efektif guna menstimulasi dengan bermain. Berikut sejumlah kegiatan kreatif yang dapat mengasah kecerdikan beranggapan anak.

Bermain Puzzle

Ada tidak sedikit manfaat dari permainan yang satu ini. Salah satu yang utama ialah melatih anak guna memecahkan masalah (problem solving). Anak dituntut untuk dapat merangkai dan mencocokkan format sesuai gambar yang ada. Tentu, permainan ini pun akan mengajar dan menyusun daya fokus serta logika mereka. Tak melulu itu, permainan ini pun sangat baik untuk perkembangan motorik halus anak.

Jadi, tak butuh ragu guna menjadikan mainan ini sebagai sarana edukatif untuk sang buah hati. Apalagi, papan puzzle ini terdapat dalam tidak sedikit jenis, model, dan desain. Pilihlah jenis yang ramah lingkungan dan dengan model yang digemari mereka. Bagi temanya pun paling beragam; mulai dari seri hewan, tumbuhan, angka, huruf, dan lainnya. Pastinya, ini pun akan sangat menolong membuka wawasan anak.

Bermain Rancang Bangun (Building Blocks)
Di samping puzzle, permainan rancang bangun kontruksi (Building Blocks) pun sangat baik untuk menyusun kecerdikan beranggapan anak. Anak akan disuruh untuk bermain seraya belajar merangkai balok demi balok sampai menjadi suatu bangunan atau benda. Ketika bermain inilah, benak mereka akan diajar untuk menuntaskan masalah sekaligus mengajar kreativitas.

Biarkan mereka bereksplorasi sebab ini nantinya akan paling bermanfaat supaya anak bisa beranggapan out of the box. Namun, perlu dicerna bahwa permainan ini mesti dicocokkan dengan usia. Usia yang dianjurkan berkisar antara 3-5 tahun atau lebih.

Bermain Sambung Cerita
Karena dipercayai dapat memicu daya imajinasi, umumnya semua orang tua tidak bakal melewatkan sesi bercerita sebelum tidur. Orang tua tidak jarang kali mengisahkan kisah-kisah teladan dan anak melulu diam mendengarkan. Sesekali barangkali mereka bakal bertanya, namun tidak akan terbit dari konteks kisah yang dibacakan.

Kini, tak terdapat salahnya andai Anda mengolah momen itu menjadi sesi bercerita yang lebih kreatif. Anda dapat melibatkan anak dalam kisah yang kita bawakan. Orang tua lumayan menceritakan mula mula suatu kisah, dan anak diminta guna melanjutkan kisah tersebut cocok keinginannya. Biarkan mereka bermain dengan kreativitasnya guna memilih laksana apa tokoh, alur, dan plot yang diinginkan.

Di sini, penting untuk Anda untuk mengindikasikan ketertarikan terhadap narasi yang mereka bawakan, meskipun dapat jadi belum terdapat kebersangkutanan antar plot satu dengan yang lain. Karena yang terpenting, anak dapat terus percaya diri guna mengembangkan sesuatu cocok dengan kreativitasnya.

Permainan Cari Harta Karun
Satu lagi pekerjaan kreatif yang paling baik untuk mengajar kecerdikan beranggapan anak, yakni bermain ‘Cari Harta Karun’. Dalam permainan ini, Anda melulu harus menyediakan sejumlah benda yang bakal diperumpamakan sebagai harta karun. Bisa berupa mainan mereka sendiri atau mainan yang baru dibeli. Kemudian, taruhlah harta karun itu di lokasi tersembunyi tetapi masih barangkali untuk diketahui anak.

Selanjutnya, buatlah kertas bertuliskan ucapan-ucapan kunci laksana ‘di dalam laci meja’, ‘ 5 tahapan ke arah unsur selatan dari kulkas’, atau yang lainnya. Usahakan ucapan-ucapan kunci tersebut cocok dengan keterampilan mereka, supaya tujuan dari permainan ini dapat tercapai. Yakni, mengajar daya beranggapan anak guna memecahkan sebuah masalah. Karena anak akan tidak sedikit bergerak, permainan ini pun sangat bagus untuk mengajar saraf motorik kasar.

Nah, itulah sejumlah kegiatan kreatif yang dapat Anda lakukan untuk memicu kecerdikan beranggapan sang buah hati. Semoga bermanfaat. Sumber: www.pelajaran.co.id