Layanan informasi
By: Date: July 15, 2020 Categories: Kesehatan

Layanan informasi


Secara umum, Bersama dengan layanan orientasi bermaksud memberikan pemahaman kepada individu-individu yang berkepentingan tentang berbagai hal yang diperlukan untuk menjalani suatu tugas atau kegiatan, atau untuk menentukan arah suatu tujuan atau renacana yang dikehendaki.
Layanan informasi yaitu layanan bimbingan yang memungkinkan peserta didik dan pihak – pihak lain yang dapat memberikan pengaruh yang besar kepada peserta didik (terutama orang tua) dalam menerima dan memahami informasi (seperti informasi pendidikan dan informasi jabatan) yang dapat dipergunakan sebagai bahan pertimbangan dan pengambilan keputusan sehari – hari sebagai pelajar, anggota keluarga, dan masyarakat.
Materi layanan informasi menyagkut:
a. Tugas – tugas perkembangan masa remaja akhir, yaitu tentang kemampuan dan perkembangan pribadi.
b. Usaha yang dapat dilakukan dalam mengenal bakat, minat, serta bentuk – bentuk penyaluran dan pengembangannya.
c. Tata tertib sekolah, cara bertingkah laku, tata karma, dan sopan santun.
d. Nilai – nilai sosial, adat istiadat, dan upaya yang berlaku dan perkembangan di masyarakat.
e. Mata pelajaran dan pembidangannya.
f. System penjurusan, kenaikan kelas, dan syarat – syarat mengikuti ujian akhir.
g. Fasilitas penunjang/ sumber belajar.
h. Cara mempersiapkan diri dan belajar di sekolah.
i. Syarat – syarat memasuki jabatan, kondisi jabatan/karier serta prospeknya.
j. Langkah – langkah yang perlu ditempuh guna menentukan jabatan/karier.
k. Memasuki perguruan tinggi yang sejalan dengan cita – cita karier.
l. Pelaksanaan pelayanan bantuan untuk masalah pribadi, sosial, belajar, dan karier.
3. Layanan penempatan dan penyaluran
Yaitu layanan bimbingan yang memungkinkan peserta didik memperoleh penempatan dan penyaluran yang tepat (misalnya penempatan/penyaluran di dalam kelas, kelompok belajar, jurusan atau program studi, program pilihan, kegiatan ekstra kurikuler) sesuai dengan potensi, bakat, dan minat serta kondisi pribadinya.
Individu sering mengalami kesulitan dalam menentukan pilihan, sehingga tidak sedikit individu yang bakat, kemampuan minat, dan hobinya tidak tersalurkan dengan baik. Sehingga mereka memerlukan bantuan dan bimbingan dari orang-orang dewas, terutama konselor, dlam menyalurkan potensi dan mengembangkan dirinya.
Materi kegiatan layanan penempatandan penyaluran meliputi;
a. Penempatan kelas siswa, program studi/jurusan dann pilihan ekstra kurikuler yang dapat menunjang pengembangan sikap, kebiasaan, kemampuan, bakat, dan minat.
b. Penempatan dan penyaluran dalam kelompok sebaya, kelompok belajar, dan organisasi

kesiswaan serta kegiatan sosial sekolah.

c. Membantu dalam kegiatan program khusus sesuai dengan kebutuha siswa.
d. Menempatkan dan menyalurkan siswa pada kelompok yang membahas pilihan khusus program studi sesuai dengan rencana karier, kelompok latihan keterampilan dan kegiatan ekstrakurikuler atau magang yang diadakan sekolah atau lembaga kerja/industri.
4. Layanan bimbingan belajar
Yaitu layanan bimbingan dan konseling yang memungkinkan peserta didik mengembangkan diri berkenaan dengan sikap dan kebiasaan belajar yang baik, materi belajar yang cocok dengan kecepatan dan kesulitan belajarnya, serta berbagai aspek tujuan dan kegiatan belajar lainnya, sesuai dengan perkembangan ilmu, teknologi, dan kesenian.
Materi kegiatan layanan bimbingan belajar meliputi;
a. Mengembangkan pemahaman diri, terutama pemahaman sikap, sifat, kebiasaan, bakat, minat, kekuatan – kekuatan dan penyalurannya, kelemahan – kelemahan dan penanggulangannya, dan usaha – usaha pencapaian cita – cita/perencanaan masa depan.
b. Mengembangkan kemampuan berkomunikasi, bertingkah laku dalam hubungan sosial dengan teman sebaya, guru, dan masyarakat luas.
c. Mengembangkan sikap dan kebiasaan dalam disiplin belajar dan berlatih secara efektif dan efisien.
d. Teknik penguasaan materi pelajaran, baik ilmu pengetahuan teknologi, dan kesenian.
e. Membantu memantapkan pilihan karier yang hendak dikembangkan melalui orientasi dan informasi dunia kerja dan perguruan tinggi yang sesuai dengan karier yang hendak dikembangkan.
f. Orientasi belajaar di perguruan tinggi
g. Orientasi hidup berkeluarga.
5. Layanan konseling perorangan
Yaitu layanan bimbingan dan konseling yang memungkinkan peserta didik mendaptkan layanan langsung secara tatap muka dengan guru pembimbing/konselor dalam rangka pembahasan dan pengentasan permasalahannya.
Materi layanan konseling perorangan meliputi;
a. Pemahaman sikap, kebiasaan, kekuatan diri dan kelemahan, bakat dan minat, serta penyalurannya.
b. Pengentasan kelemahan diri dan pengembangan kekuatan diri.
c. Mengembangkan kemampuan berkomunikasi, menerima dan menyampaikan pendapat, bertingkah laku sosial, baik di rumah, sekolah, dan masyarakat.
d. Mengembangkan sikap kebiasaan belajar yang baik, disiplin, dan berlatih pengenalan belajar sesuai dengan kemampuan kebiasaan, dan potensi diri.
e. Pemantapan pilihan jurusan dan perguruan tinggi.
f. Pengembangan dan pemantapan kecenderungan karier dan pendidikan lanjutan yang sesuai dengan rencana karier.
g. Informasi karier, dunia kerja, penghasilan, dan prospek masa depan karier.
6. Layanan bimbingan dan konseling kelompok
Yaitu layanan bimbingan dan konseling yang memungkinkan peserta didik memperoleh kesempatan untuk pembahasan dan pengentasan permasalahan yang dialaminya melalui dinamika kelompok.Dinamika kelompok adalah suasana yang hidup, yang berdenyut, yang bergerak, yang berkembang, yang ditandai dengan adanya interaksi antarsesama anggota kelompok.Pelayanan konseling kelompok merupakan pelayanan konseling yang diselenggarakan dalam suasana kelompok.
Materi layanan konseling kelompok mencakup:
a. Pemahaman dan pengembangan sikap, kebiasaan, bakat, minat, dan penyalurannya.
b. Pemahaman kelemahan diri dan penanggulangannya, pengenalan kekuata

 

Sumber :

https://obatpenyakitherpes.id/apple-dituntut-gara-gara-perlambat-kinerja-iphone-lama/