Maklumat Pemerintah 14 November 1945
By: Date: July 14, 2020 Categories: Umum

Maklumat Pemerintah 14 November 1945

Sejak permulaan bulan Oktober, beberapa tokoh seperti Supeno, Sukarni, Ir. Sakirman dan Mangunsarkoro bersama anggota KNIP lainnya, mempunyai rencana untuk mengubah sistem pemerintahan presidentil itu menjadi sistem parlementer. Para kabinet bertanggungjawab langsung kepada KNIP dengan kekuasaan legislatif yang sebenarnya. Untuk itu mereka merencanakan untuk mengajukan veto tidak percaya kepada kabinet yang ada. Kemudian mereka akan menunjuk Syahrir menjadi Perdana Menteri. Selanjutnya BP-KNIP secara resmi mengajukan usul kepada pemerintah yang disiarkan dalam pengumuman Badan Pekerja KNIP No. 5 tahun 1945 tanggal 11 November 1945. berbunyi :

“Supaya lebih tegas adanya kedaulatan rakyat dalam susunan pemerintahan Republik Indonesia, maka berdasarkan pasal IV Aturan Peralihan Undang-Undang Dasar yang dirubah, badan Pekerja dalam rapatnya telah membicarakan soal pertanggungjawaban para Menteri kepada Badan perwakilan Rakyat (menurut sistem sementara kepada Komite Nasional Pusat).”

Kemudian Pada tanggal 14 November 1945, pemerintah menyetujui usulan BP-KNIP tersebut. Persetujuan pemerintah tersebut diumumkan melalui Maklumat Pemerintah tanggal 14 November 1945 yang berbunyi :

“Pemerintah Republik Indonesia setelah mengalami ujian-ujian yang hebat dengan selamat, dalam tingkatan pertama dari usahanya menegakkan diri, merasa bahwa saat sekarang sudah tepat untuk menjalankan macam-macam tindakan darurat guna menyempurnakan tata usaha Negara kepada susunan demokrasi. Yang terpenting dalam perubahan-perubahan susunan kabinet baru it ialah, tanggungjawab adalah di dalam tangan Menteri”.

Kabinet – Kabinet

Nama Kabinet Lamanya Berjalan
Kabinet Presidentil Pertama 2 September 1945 – 14 November 1945
Kabinet Syahrir I 14 November 1945 – 12 Maret 1946
Kabinet Syahrir II 12 Maret 1946 – 20 Oktober 1946
Kabinet Syahrir III 20 Oktober 1946 – 27 Juni 1947
Kabinet Amir Syarifuddin I 3 Juli 1947 – 11 November 1947
Kabinet Amir Syarifuddin II 11 November 1947 – 29 Januari 1948
Kabinet Hatta I (Presidentil) 29 Januari 1948 – 4 Agustus 1948
Kabinet Darurat (PDRI) 19 Desember 1948 – 13 Juli 1949
Kabinet Hatta II (Presidentil) 4 Agustus – 20 Agustus 1949

Sumber: https://www.gurupendidikan.co.id/jasa-penulis-artikel/