Makmurkan Masjid, Usmar Usulkan PHBN Saat Waktu Shubuh

 

Makmurkan Masjid, Usmar Usulkan PHBN Saat Waktu Shubuh

Plt. Wali Kota Bogor Usmar Hariman

Plt. Wali Kota Bogor Usmar Hariman akan mengusulkan kepada Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Bogor agar perayaan hari besar nasional (PHBN) dapat dilakukan saat shalat shubuh. Hal ini dilakukan dalam upaya memakmurkan masjid, khususnya di waktu shubuh.

“Mudah-mudahan pemikiran saya ini bisa diterima oleh kalangan ulama dan bisa di ijtihadkan,” kata Usmar saat Shubuh Keliling di Masjid Assulaemani, RT. 01 RW. 01, Kelurahan Babakan, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor, Sabtu (14/04/2018) pagi.

Isra Mi’raj

Bahkan perayaan Isra Mi’raj juga dapat dilakukan di waktu shubuh agar tujuan memakmurkan masjid bisa dilakukan. Sebab, ada kewajiban umat muslim memakmurkan masjid.

“Ini bisa saya diskusikan dengan MUI Kota Bogor agar dapat dikeluarkan fatwa. Bahkan di Aceh sudah dilakukan setelah shalat shubuh berjamaah diisi dengan ceramah atau tausiyah,” tuturnya.

Shubuh keliling berjamaah di Masjid Assulaemani ini kata Usmar merupakan masjid yang ke-9 yang dikunjunginya selama menjabat Plt. Wali Kota Bogor. “Shalat shubuh berjamaah dapat mendatangkan keberkahan. Apalagi dilakukan secara terus menerus,” ujarnya.

Namun sejak tahun 2017 ia mengaku sudah mengunjungi lebih dari 300 masjid di Kota Bogor mengajak aparatur wilayah dan warga shalat shubuh berjamaah.

Buya Hamka

Dia menjelaskan, menurut Buya Hamka jika ingin melihat orang Islam, maka lihatlah ketika Hari Raya Idul Fitri. Tetapi jika mau melihat orang beriman, maka datanglah ke masjid ketika shalat shubuh. “Mudah-mudahan kita bisa mengajak yang lainnya untuk bisa datang ke masjid agar keberkahannya bisa juga dirasakan orang lain,” harapnya.

Hal ini menurut Usmar menjadi pekerjaan rumah bersama dalam memakmurkan masjid dan menjadi tantangan. Jika masjid semarak seperti saat perayaan hari besar maka Islam akan bangkit. “Saya mengajak semua aparatur pemerintah untuk shalat shubuh berjamaah dengan warganya. Aparatur harus menjadi teladan,” katanya.

Sebab, tidak ada alasan setiap orang Islam untuk tidak melangkahkan kakinya ke masjid. Namun tidak semua diberikan hidayah oleh Allah SWT. “Mudah-mudahan langkah ini walaupun belum sempurna dicatat oleh Allah SWT menjadi amal baik,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut

Plt. Wali Kota Bogor Usmar hariman membuka dialog dengan warga. Warga secara umum mempertanyakan terkait persoalan drainase di daerahnya dan penyerapan tenaga kerja terhadap perusahaan/tempat usaha di wilayah Kelurahan Babakan yang belum terserap secara maksimal.

Turut hadir mendampingi Kepala Inspektorat Kota Bogor Aim Halim Hermana.

Sumber : https://portal.iro.unsoed.ac.id/manajemen/jaringan-meristem-pengertian-jenis-ciri-contoh/