Menurut Federasi Diabetes Internasional pada 2015, diperkirakan bahwa jumlah penderita diabetes di Indonesia mencapai 10 juta orang berusia 20 hingga 79 tahun. Namun, hanya setengah dari mereka yang sadar akan kondisinya. Angka ini bukan angka kecil.

Jadi mengapa banyak orang Indonesia menderita diabetes? Beberapa mungkin menjadi jawaban atas penyebab diabetes pada penduduk Indonesia.

1. Nasi sebagai makanan pokok

Makan nasi goreng. White Rock. Makan nasi goreng
Nasi putih adalah makanan pokok orang Indonesia. Namun sayangnya, menurut penelitian terbaru tentang beras, tampak bahwa risiko tinggi meningkatkan risiko diabetes tipe 2.

Satu studi menemukan bahwa kelompok yang mengonsumsi nasi putih lebih dari lima kali seminggu memiliki risiko 17% lebih tinggi terkena diabetes tipe 2 dibandingkan mereka yang hanya mengonsumsi sekali sebulan.

Studi ini juga melaporkan bahwa risiko ini akan meningkat 10% pada orang yang makan nasi putih dalam jumlah besar setiap hari. Hubungan ini ditemukan terutama pada orang-orang di Asia yang mengonsumsi beras hingga 3-4 porsi sehari.
Penelitian ini gagal menunjukkan hubungan sebab-akibat, tetapi hanya menunjukkan hubungan antara konsumsi beras putih dan diabetes.
Tetapi setidaknya, penelitian ini dapat menjadi titik awal untuk memulai hidup sehat dengan makan makanan yang mengandung biji-bijian atau karbohidrat kompleks dibandingkan dengan karbohidrat sederhana.


2. Hobi dan kopi panas

Bukan teh atau kopi yang menyebabkan diabetes, tetapi gula yang kita masukkan ke dalam teh atau kopi meningkatkan risiko diabetes. Terutama jika kita suka hobi dan kopi sepanjang hari.

Bukan hanya minuman, penggunaan gula juga sangat umum di makanan kita. Lihat saja aneka camilan dan minuman tradisional yang dijual di jalan atau di objek wisata. Banyak orang menggunakan gula untuk membuatnya enak.
Menghitung jumlah asupan harian karbohidrat penting karena kelebihan karbohidrat mempengaruhi gula darah lebih banyak daripada nutrisi lainnya.
Kenyataannya, banyak jenis karbohidrat yang terkandung dalam makanan dan minuman. Gula adalah salah satunya. Gula yang sama banyak jenisnya. Contoh paling umum adalah gula.
Namun kenyataannya, faktor penting dalam keamanan konsumsi gula adalah seberapa banyak yang dikonsumsi. Apakah gula, gula batu atau jenis gula lain, jika dikonsumsi berlebihan, masih cenderung menyebabkan seseorang mengalami kelebihan berat badan atau obesitas.
Pada akhirnya, kondisi ini mengarah pada kemungkinan lebih besar mengembangkan diabetes tipe 2. Tidak mengherankan jika konsumsi gula yang berlebihan dapat menjadi penyebab diabetes.

3. Langkah malas berolahraga

Ilustrasi gerakan Digital Vision yang malas. Ilustrasi gerakan malas
Orang Indonesia adalah yang paling malas dengan berjalan kaki. Setidaknya ini adalah hasil dari sejumlah ilmuwan AS yang mempelajari data seluler dari ratusan ribu orang di seluruh dunia.

Para peneliti di Universitas Stanford menggunakan data menit demi menit dari 700.000 orang menggunakan Argus, aplikasi pelacakan aktivitas, di ponsel mereka.
Akibatnya, warga Hong Kong telah berjalan daftar warga paling rajin dengan berjalan kaki. Rata-rata penonton Hong Kong menempuh 6.880 langkah sehari.
Orang yang paling malas dengan berjalan kaki di dunia adalah orang Indonesia yang berada di posisi terendah dengan mendaftar 3.513 langkah sehari.

Baca Juga: