Pemain PUBG Mobile Bisa Jadi Zombie di Infection Mode

PUBG Mobile akan menggulirkan pembaruan teraktualnya pada 14 Agustus mendatang. Dalam pembaruan 0.14.0 ini, akan ada Zombie Mode baru yaitu Infection Mode.

Di modus ini pemain tidak hanya berperan menjadi manusia, tetapi juga bisa menjadi zombie. Demikian dikutip dari akun resmi PUBG Mobile di Twitter.

Modus ini akan dimulai dengan para pemain PUBG Mobile yang terpisah menjadi dua kubu yakni Defenders dan Zombies.

Kubu Defenders dapat menggunakan senjata api, sementara kubu Zombies hanya mengandalkan kemampuan dengan waktu terbatas dan serangan jarak dekat.

Namun setiap Defenders yang mati karena Zombies, akan masuk ke dalam kubu Zombies.

Kemenangan akan ditentukan oleh kubu yang masih bertahan dalam waktu yang sudah ditentukan. Apabila semua pemain sudah menjadi zombie, maka kubu Zombies akan menang, tetapi jika tersisa minimal satu manusia, maka kubu Defenders yang akan menang.

PUBG Mobile Jadi Gim Battle Royale dengan Pendapatan Tertinggi
Diwartakan sebelumnya, temuan perusahaan riset pasar Sensor Tower menunjukkan, PUBG Mobile merupakan gim bergenre battle royale dengan pendapatan tertinggi saat ini.

Disebutkan pendapatan gim ini melonjak naik, terhitung sejak Februari lalu. Selain itu, salah satu pasar yang berkontribusi sangat besar di dalam pendapatan ini adalah Tiongkok.

Mengutip Venture Beat, Minggu (11/8/2019), PUBG Mobile memang belum lama ini baru dirilis di Tiongkok, sekitar dua bulan lalu. Namun, alih-alih menggunakan nama PUBG Mobile, Tencent Games selaku penerbit gim ini menggunakan nama Game for Peace khusus untuk pasar negara tersebut.

Masih menurut temuan Sensor Tower, selama dua belas bulan terakhir pengeluaran pemain PUBG Mobile tercatat mencapai USD 167 juta.

Dibandingkan dengan tahun sebelumnya, terdapat peningkatan sebesar 748 persen. Oleh sebab itu, selama tiga bulan berturut-turut gim ini menempati urutan pertama dalam hal pendapatan.

In-app-purchase
Sejatinya siapa pun dapat memainkan PUBG Mobile secara gratis. Namun seperti kebanyakan gim lainnya, gim ini menyediakan fitur in-app-purchase untuk berbagai keperluan seperti membeli season pass dan item tertentu. In-app-purchase inilah yang menjadi salah satu pendapatan perusahaan.

“Tiongkok merupakan pendorong utama pertumbuhan ini, yang telah berkontribusi hampir 30 persen dari total waktu permainan hanya dalam dua bulan,” kata co-founder Sensor Tower Alex Malafeev.

Menurut Alex, kalaupun kontribusi Tiongkok tidak dihitung, “Pendapatan permainan ini masih tumbuh hampir 310 persen dibandingkan dengan tahun lalu.”

Sumber : www.pro.co.id