Pemeriksaan Fisik
By: Date: June 22, 2020 Categories: Pendidikan
Pemeriksaan Fisik

Pemeriksaan Fisik

Pemeriksaan Fisik

Pemeriksaan ini mencakup:

  1. Pemeriksaan fisik umum yaitu : tinggi badan, berat badan, bentuk / postur tubuh, sistem pernapasan, kardiovaskaler tingkat kesadaran
  2. Pemeriksaan spesifik yaitu:
  3. Pemeriksaan payudara

Pemeriksaan inspeksi payudara dilakukan pada pasien dengan posisi duduk. Hal yang diperiksa : ukuran, simetris, apakah ada pembengkakan, masa retraksi, jaringan perut / bekas luka, kondisi puting susu.

  1. Pemeriksaan abdomen

Pemeriksaan abdomen untuk mengetahui adanya masa abdominopelvic. Massa yang dapat ditemukan pada organ reproduksi, sehingga perlu dikombinasikan riwayat kesehatan

  1. Pemeriksaan genetalia eksternal

Bertujuan mengkaji kesesuaian umur dengan perkembangan system reproduksi. Posisi pasien saat pemeriksaan genetalia eksternal adalah litotomi.

Kaji kondisi rambut pada simpisis pubis dan vulva, kulit dan mukosa vulva dari anterior ke posterior hal yang dikaji mencakup adanya tanda-tanda peradangan, bengkak, lesi dan pengeluaran cairan dari vagina.

  1. Pemeriksaan pelvic

Pemeriksaan dalam pada vagina dan serviks, pertama kali dilakukan secara manual dengan jari telunjuk, untuk menentukan lokasi seviks.

Lakukan inspeksi serviks, erosi, nodul, massa, cairan pervaginam dan perdarahan, juga lesi atau luka.

2.6.2   Asuhan yang dilakukan di Puskesmas

Pemeriksaan Laboratorium, yaitu Tes papanicolaou’s atau pap smear Merupakan pemeriksaan sitologi untuk deteksi adanya sel prekanker dan kanker juga untuk mendeteksi adanya gangguan virus, jamur dan parasit. Pemeriksaan sel dinding vagina juga untuk mengevaluasi fungsi hormon-hormon steroid.

sumber :