Pemkot Bogor Gandeng NIES Tata Lingkungan

 

 

Pemkot Bogor Gandeng NIES Tata Lingkungan

Pemerintah Kota

Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor saat ini sedang memformulasikan pada tahapan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) dan juga rencana khusus tentang Kota Bogor kedepannya bersama dengan legislatif. Namun demikian, akan lebih baik lagi jika National Institute for Environmental Studies (NIES) Jepang pun bisa secara aktif ikut berpartisipasi dengan memberikan masukannya soal isu dua tahun terakhir dan kepeduliannya, yaitu soal lingkungan.

Wali Kota Bogor Bima Arya

Demikian pernyataan pembuka yang disampaikan Wali Kota Bogor Bima Arya saat menerima kunjungan dan audiensi NIES di Paseban Punta, Balai Kota Bogor, Senin (06/08/2018), yang didampingi Kepala Bappeda Erna Hernawati, Kepala DLH Elia Buntang dan Kabag Kerja Sama Tyas Ajeng.

Pemkot Bogor

“Karena kita sekarang berada pada tahap yang krusial, yaitu masalah kemacetan dan memecahkan persoalan transportasi di Bogor. Pemkot Bogor akan melanjutkan rencana konversi angkot dengan bus kecil, dimana nantinya bus-bus ini akan menggantikan angkot sebagai angkutan umum baru yang nyaman untuk warga,” papar Bima kepada pimpinan NIES yang baru Chiho Watanabe.

Pemkot Bogor

Rencana tersebut, katanya, telah menjadi arah kebijakan Pemkot Bogor untuk membawa Kota Bogor yang salah satunya sebagai kota hijau (green city). Untuk mendukung ke arah itu, masih kata Bima, nantinya di beberapa titik lokasi khususnya di sekitar pusat kota, seperti Kawasan Pasar Bogor yang akan difokuskan di sana dengan meningkatkan kualitas ruang publik.

“Saya mengharapkan ekspektasi dari NIES untuk memacu kesadaran kepada masyarakat, aktivis, lembaga non profit hingga DPRD mengenai isu yang menjadi perhatian selama dua tahun terakhir ini soal lingkungan. Karena kolaborasi yang ada ini sudah semestinya komprehensif dengan seluruh pemangku kepentingan,” ungkapnya.

 

Sumber : https://bandarlampungkota.go.id/blog/contoh-gambar-seni-rupa-murni/