Pengertian Gagasan serta Fungsi dan Tujuan
By: Date: February 15, 2020 Categories: Pendidikan Tags:
Pengertian Gagasan

Gagasan (roh) adalah apa yang penulis komunikasikan kepada pembaca atau pendengar (hasil pemikiran, pemikiran, saran, keinginan, harapan). Selain itu, ide-ide ini diintegrasikan ke dalam fakta, data, informasi dan media lain untuk mengklarifikasi ide-ide ini dan untuk meyakinkan pembaca potensial pada saat yang sama (Suyono, 2004).

Menurut Vidyamartaya (1990), ide harus disampaikan kepada orang lain sebagai kesan internal. Gagasan seperti bentuk pengetahuan, gairah keinginan, perasaan. Berbicara atau mengomunikasikan ide, termasuk mendongeng, melukis, presentasi dan diskusi.

Gagasan struktural mencakup seni, yaitu prinsip aturan, teknik, kerangka kerja, pola, dan angka. Bercerita dari suatu cerita atau cerita bertujuan untuk menyampaikan ide secara kronologis atau untuk jangka waktu tertentu untuk memperkenalkan pembaca kepada serangkaian peristiwa yang mengarah pada peristiwa penting bagi pembaca.

Tujuan dari gagasan itu

Pengertian Gagasan

Idenya adalah untuk menyampaikan gagasan dalam bentuk bukti data, hasil pendengaran, dll. Untuk meyakinkan pendengar atau pembaca kebenaran, lokasi atau kesimpulan pembicara. Gagasan sering muncul dalam diskusi, rapat, seminar, talk show. Gagasan dibawa untuk memecahkan masalah dan tidak memperburuknya. Gagasan yang diajukan harus objektif dan logis. Gagasan juga disebut komentar.

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (2000), gagasan adalah hasil dari pemikiran dan gagasan. Berikut ini adalah contoh kalimat yang digunakan untuk mengekspresikan ide.

  • Saya akan berdebat …
  • Saya punya ide …
  • Menurut pendapat saya ….
  • Menurut saya …

Hal-hal yang perlu dipertimbangkan ketika mengomunikasikan ide-ide Anda

Menurut Suyono (2004: 53), berikut adalah beberapa hal yang perlu dipertimbangkan ketika mengekspresikan ide-ide Anda:

  1. Gagasan diekspresikan secara terbuka dan didasarkan pada pemikiran yang logis, logis dan objektif.
  2. Gagasan dikomunikasikan dalam bahasa yang jelas dan lancar
  3. Ide yang diajukan harus terkait dengan masalah dan tidak boleh berasal dari masalah yang sedang dibahas.
  4. Jangan menghilangkan perasaan emosional dan memaksanya untuk menerima pendapat mereka
  5. Gagasan yang dikirim tidak dapat membahayakan orang lain
  6. Gagasan bisa menjadi contoh bagaimana ide datang dari orang lain.
  7. Ekspresikan ide-ide Anda menggunakan kalimat pendek, singkat dan jelas.

Gagasan patokan

Tolok ukur untuk transmisi ide ditentukan oleh faktor-faktor berikut (Suyono, 2004: 56).

  • Gagasan yang diajukan terkait dengan masalah tersebut.
  • Gagasan tingkat lanjut membantu Anda lebih memahami masalah, menemukan penyebabnya, dan menyelesaikan masalah.
  • Gagasan yang diungkapkan tidak mengulangi gagasan peserta lain.
  • Ide-ide yang diungkapkan didukung oleh elemen, contoh, ilustrasi, perbandingan atau sertifikasi.
  • Bahasa yang menyampaikan gagasan dengan kata-kata dan kalimat yang tepat
  • Latihan, ekspresi, nuansa, tekanan, dan intonasi dapat mengklarifikasi ide-ide yang disampaikan
  • Gagasan itu dibuat dengan pidato sopan dan non-emosional.

Pertukaran ide

Metode bertukar gagasan dalam pendidikan Indonesia sering digunakan dalam diskusi. Diskusi adalah proses di mana dua orang atau lebih berbicara secara lisan dan bertatap muka. Ini adalah tujuan yang jelas untuk menyelesaikan masalah berbasis informasi.

Baca Juga :