Perencanaan vs Pasar
By: Date: May 4, 2020 Categories: Umum
Perencanaan vs Pasar

Table of Contents

Perencanaan vs Pasar

Perencanaan vs Pasar

Perencanaan vs Pasar

Pengertian perencanaan menurut Brobowsky (1964) adalah suatu himpunan dari keputusan akhir, keputusan awal dan proyeksi kedepan yang konsisten dan mencakup beberapa periode waktu, dan tujuan utamanya adalah untuk mempengaruhi seluruh perekonomian di suatu negara (Basic Problem of Planning, 1964 dalam Hera, 2004)Waterston (1965 dalam Hera, 2004) berpendapat sebagai usaha sadar terorganisasi dan terus menerus guna memilih alternatif yang terbaik dari sejumlah alternatif untuk mencapai tujuan tertentu. Lebih spesifik Todaro (2000) menjelaskan sebagai upaya secara sengaja untuk mengkoordinir pengambilan keputusan dalam jangka panjang serta mempengaruhi, mengatur dan dalam beberapa hal mengontrol tingkat dan laju pertumbuhan untuk mencapai tujuan pembangunan yang telah ditentukan sebelumnya (Economic Development, 7th ed., 2000 dalam Hera, 2004)Jhingan (1983) menegaskan bahwa perencanaan sebagai teknik/cara untuk mencapai tujuan, untuk mewujudkan maksud dan sasaran tertentu yang telah ditentukan sebelumnya dan telah dirumuskan dengan baik oleh Badan Perencana Pusat (The Economic of Development, 16th, 1983). Sedangkan Coyers and Hill (1984) menunjukkan perencanaan merupakan proses yang kontinu, yang terdiri dari keputusan atau pilihan dari berbagai cara untuk menggunakan sumber daya yang ada, dengan sasaran untuk mencapai tujuan tertentu di masa mendatang (An Inroduction to Development Planning in the Third World, 1984 dalam Hera, 2004). Selanjutnya pasar diartikan sebagai sebuah proses sosial dan manajerial dimana individu dan kelompok mendapatkan kebutuhan dan keinginan mereka dengan menciptakan, menawarkan dan menukarkan produk yang bernilai satu sama lain (Kotler.P, 1994). Kotler cenderung memandang pengertian pasar sebagai suatu yang kompleks, dimana pasar merupakan proses. Sedangkan Pass (1991) berpendapat pasar adalah sekelompok hasil produksi yang memungkinkan proses pertukaran satu dengan yang lain.

Baca Juga :