Perkembangan Telematika terjadi selama 3 periode yaitu

Perkembangan Telematika terjadi selama 3 periode yaitu

Perkembangan Telematika terjadi selama 3 periode yaitu

Periode rintisanperiode pengenalan dan periode aplikasi.

Periode rintisan berlangsung diakhir tahun 1970 sampai dengan akhir 1980. Pada tahun 1970 perkembangan telematika di Indonesia sangat terbatas karena perhatian yang minim dari pemerintah dan pasokan listrik yang terbatas pada saat itu. Sehingga Indonesia tidak perduli dengan perkembangan telematika. Memasuki tahun 1980, penggunaan teknologi telematika di Indonesia masih terbatas. Sarana kirim pesan seperti yang kita kenal saat ini yaitu email yang dirintis pada tahun 1980. Grup mailinglist (milis) tertua di Indonesia dibuat oleh Johhny Moningka dan Jos Lukuhay, yang mengembangkan perangkat “pesan” berbasis “unix”, “ethernet”, pada tahun 1983. Bersamaan dengan berdirinya internet sebagai protokol resmi di Amerika Serikat. Pada tahun-tahun tersebut, muncullah istilah “unix”, “email”, “PC”, “modem”, “BBS”, “ethernet”, masih merupakan kata-kata yang sangat langka dalam telematika di Indonesia. Pada tahun 1980 juga TVRI menyiarkan teleconference yang terjadwal hampir sebulan sekali antara Presiden Soeharto di Jakarta dengan para petani diluar Jakarta. Sejak periode rintisan inilah beberapa orang di Indonesia belajar menggunakan telematika.

• Periode Pengenalan berlangsung pada tahu 1990. Teknologi telematika sudah banyak digunakan dan masyarakat mulai mengenalnya. Jaringan radio amatir pada awal tahun 1990 mulai ramai. Pada sisi lain, milis yang mulai digagas sejak tahun 1980, terus berkembang seiring dengan berkembangnya telematika di Indonesia.

Internet masuk ke Indonesia pada tahun 1994 dan milis merupakan salah satu bagian dari sebuah web. Penggunanya juga tidak terbatas pada kalangan akademisi saja, akan tetapi sampai ke kantor-kantor. ISP (Internet Service Provider) pertama di Indonesia adalah IPTEKnet, dan dalam tahun yang sama beroperasi ISP komersil pertama di Indonesia, yaitu INDOnet.

Setelah 2 tahun berkembang telematika di Indonesia, salahsatu dampaknya adalah mendorong kesadaran politik dan usaha dagang dalam masyarakat. Hal ini juga didukung dengan munculnya televisi swasta nasional, seperti RCTI (Rajawali Citra Televisi) dan SCTV (Surya Citra Televisi).

Pada tahun 1998, teknologi telematika, seperti komputer, internet, pager, handphone, teleconference, siaran radio dan televisi internasional – tv kabel Indonesia, mulai dikenal oleh masyarakat Indonesia.

Dengan berkembangnya teknologi di Indonesia, maka muncullah pelayanan komunikasi atau yang biasa kita kenal dengan sebutan “Wartel”. Ada juga rental komputer, dan warnet (warung internet). Kebutuhan informasi yang cepat untuk masyarakat menyambut tahun 2000 dan abad 21 yang memunculkan berbagai macam pelayanan komunikasi.

Periode Aplikasi merupakan

Munculnya era dunia digital untuk memperkenalkan kepada masyarakat luas untuk mulai dilaksanakan dan diaplikasikan. Semua itu dapat berlangsung lancar, dengan tersedianya sarana transportasi, kota-kota yang saling terhubung, dan industri telematika dalam negeri yang terus berkembang.

Awal era millennium inilah, pemerintah Indonesia serius menaggapi perkembangan telematika dalam bentuk keputusan politik. Kebijakan pengembangan yang sifatnya formal “top-down” direalisasikan dengan dikeluarkannya Keputusan Presiden No. 50 Tahun 2000 tentang Tim Koordinasi Telematika Indonesia (TKTI), dan Instruksi Presiden No. 6 Tahun 2001 tentang Pendayagunaan Telematika. Dalam bidang yang sama, khususnya terkait dengan pengaturan dan pelaksanaan mengenai berbagai bidang usaha yang bergerak di sektor telematika, diatur oleh Direktorat Jendral Aplikasi Telematika (Dirjen Aptel) yang kedudukannya berada dibawah dan bertanggung jawab kepada Menteri Komunikasi dan Informasi Republik Indonesia.

Selama perkembangan telematika di Indonesia sekitar tiga dasawarsa belakangan ini, membawa implikasi diberbagai bidang. Kemudahan yang disuguhkan telematika akan meningkatkan kinerja usaha, menghemat biaya, dan memperbaiki kualitas produk. Masyarakat juga mendapat manfaat ekonomis dan peningkatan kualitas hidup.

 

Why

               Kenapa telematika digunakan? Atau kenapa telematika sudah menjadi begitu penting dalam perkembangan tekhnologi dunia? Jawabannya sederhana. Sama seperti untuk apa adanya lampu? Komputer? Dan kenapa semua itu menjadi primer bagi manusia?

 

Kebutuhan.

                Seperti yang sudah sedikit saya bahas diatas. Seiring dengan perkembangan jaman semakin berkembang pula kebutuhan manusia, untuk itu manusia mencari cara untuk memenuhi kebutuhannya. Mencari cara untuk mempermudah berbagai proses yang dibutuhkan untuk mendapatkannya.

                Kebutuhan manusia yang semakin berkembang membuat manusia membutuhkan cara untuk memenuhinya, terkadang cara yang digunakan rumit sehingga diciptakanlah tekhnologi. Cara untuk mempermudah pemenuhan kebutuhan tersebut.

                Beberapa tahun dari sekarang akan selalu ada perkembangan telematika baru yang digunakan untuk menyelesaikan permasalahan yang sekarang masih dianggap rumit. Seperti itu seterusnya.

Baca Juga :