Permendikbud No. 59 Tahun 2011, POS, dan Kisi-Kisi

Permendikbud No. 59 Tahun 2011, POS, dan Kisi-Kisi

Permendikbud No. 59 Tahun 2011, POS, dan Kisi-Kisi

Inilah realitas kontradiktif di negeri ini berkaitan dengan fasilitas yang diterima oleh para Anggota DPR-RI dan siswa-siswa kita.

Ruang Banggar

Ruang BangGar

Ruang Rapat Badan Anggaran DPR- RI

Para pemimpin yang duduk di Badan Anggaran DPR-RI mendapatkan fasilitas ruang sidang yang menelan biaya hingga mencapai Rp. 20 M. Mereka akan duduk nyaman di ruangan ini untuk membicarakan hal-hal yang berkaitan dengan fulus. Meski beberapa waktu lalu, sempat terhembus kabar tidak sedap dari badan ini, terkait dengan adanya isu virus mafia anggaran yang sempat menimbulkan friksi antara pimpinan DPR dengan pimpinan KPK.

Ruang Bangsat dan Garong

Layar LED di halaman Gedung DPR

Selain itu, saat ini DPR pun sedang menggarap proyek fantastis lainnya yaitu membangun 2 (dua) unit layar LED (Light Emitting Diode) senilai Rp 4,5 M yang dipasang di halaman luar Gedung DPR, Senayan.

Konon, katanya melalui layar inilah, kita bisa melihat wajah wakil-wakil rakyat kita. Mungkin mereka akan tampil dengan wajah sambil tersenyum sumringah layaknya seorang selebriti atau bintang iklan, sambil berkata: “AKU ANAK INDONESIA”

Info tentang Proyek Kontroversial DPR di Awal Tahun 2012, bisa Anda lihat DI SINI

Jembatan Rusak

Jembatan Rusak

Berjibaku di Jembatan Rusak

Di lain pihak, demi meraih cita-cita masa depannya, sejumlah anak-anak sekolah di Desa Sangiang Tanjung, Lebak, Banten, saat mereka hendak pergi ke sekolah terpaksa harus berjibaku melewati titian maut, merayap dan bergelantungan di atas sungai berarus deras sambil memegangi bentangan tali kawat sisa-sisa jembatan yang rusak karena banjir.

Sekolah Rusak

Tetap Semangat Meraih Cita-Cita di Ruang Kelas yang Beresiko

Sementara di sejumlah sekolah, anak-anak kita terpaksa harus belajar dalam ruang kelas yang keadaanya sungguh sangat menyedihkan, yang sewaktu-waktu dapat membahayakan nyawa mereka.

Di tengah-tengah pengorbanan dan usaha yang tidak mudah untuk menggapai cita-citanya, mereka pun akan tetap berkata: “AKU ANAK INDONESIA”

Baca Juga :