SKELETON EXTREMITAS INFERIOR
By: Date: July 4, 2020 Categories: Kesehatan

SKELETON EXTREMITAS INFERIOR

SKELETON EXTREMITAS INFERIOR, terdiri dari :
1.      os femur (paha) 1 pasang
2.      os patella (lutut) 1 pasang
3.      os tibia (tulang kering) 1 pasang
4.      os fibula (tulang betis) 1 pasang
5.      ossa tarsi (pergelangan kaki) 7 pasang
6.      ossa metatarsi (telapak kaki) 5 pasang
7.      phalanges (tulang jari kaki)

SYSTEMA ARTICULARE (ARTHROLOGI)

DEFINISI
Berasal dari bahasa yunani arthron yang berarti sendi dan logos yang berati ilmu. Jadi arthrologi adalah ilmu yang mempelajari tentang sistem hubungan antara dua atau lebih komponen kerangka.
KLASIFIKASI
BERDASARKAN STRUKTUR
1.      articulatio fibrosa (syanarthrosis), terdiri atas :
a.       gomphosis, hubungan tonjolan dengan kantong. Contoh persendian gigi dengan alveolus tulangnya
b.      sutura, permukaan tulang yang berhubungan berkelok saling sesuai, tidak ada gerakan. Contoh sutura coronalis pada kepala
c.       syndesmosis, jaringan ikat fibrosa banyak, gerakan sedikit. Contoh syndesmosis tibiofibularis
2.      articulatio cartilaginea, disatukan oleh cartilago hyalin, contoh simpisis pubis
3.      articulatio synovialis (diarthrosis), mempunyai ruang, cairan sinovia, permukaan (facies articularis) ditutupi cartilago hyalin, disatukan oleh capsula articularis atau ligamenta
BERDASARKAN GERAKAN
Articulatio sinovialis dibagi menjadi subklas :
1.      artic. Monoaxialis, jumlah axis 1 buah, contoh : arti trochoidea dan ginglimus
2.      artic. Biaxialis , jumlah axis 2 buah, contoh artic. Ellipsoidea dan sellaris
3.      artic. Triaxialis, jumlah axis 3 buah, contoh : artic. Spheroidea
berdasarkan gerakan yang dapat dilakukan, dibagi menjadi :
a.       articulatio plana, facies articularis melengkung ringan, memungkinkan penggelincirian keberbagai arah atau pemutaran tulangv yang satu terhadap tulang yang lain
b.      gynglimus (sendi engsel) : facies articularis berbentuk silinder, kemungkinan gerak dalam satu bidang yaitu flexi dan extensi, contoh artic interphalanges
c.       artic condylaris, punya dua facies artic, gerakan mirip ginglimus, contoh artic genu
d.      artic spheroidea (enarthrosis), facies articularis berbentuk spheris/bulan sabit, gerakan yang mungkin anteflexio, retroflexio, exorotatio, endorotatio, abductio, adductio, sircumductio, contoh : artic humeri
e.       artic ellipsoidea, facies artic berbentuk ellips, contoh radiocarpea
f.        artic sellaris (sendi pelana), facies artic berbentuk pelana, contoh artic carpometacarpalis
g.       artic trochoidea (sendi poros), facies artic seperti cincin, contoh artic radioulnaris
Range of movement (luas gerakan), pada sendi mempunyai variasi individu dan dibatasi oleh adanya :
1.      otot-otot yang bekerja pada sendi
2.      bentuk tulang dan facies articularis
3.      ligamentum dan capsula articularis
4.      struktur/jaringan sekitar sendi