Status Gizi Anak: Indikator dan Cara Menghitung
By: Date: April 13, 2020 Categories: Kesehatan

Status Gizi Anak: Indikator dan Cara Menghitung

Apakah anak Anda udah memperoleh gizi yang cukup? Pertanyaan ini sanggup dijawab lewat suatu indikator yang dinamakan sebagai standing gizi anak. Simak penjelasan tentang standing gizi untuk umur anak-anak jadi berasal dari definisi, tolak ukur, sampai langkah menghitungnya. Pula, ketahui apa saja masalah kebugaran perihal kekurangan gizi berikut ini!

Apa Itu Status Gizi Anak?
Status gizi anak adalah tolak ukur berasal dari terpenuhi atau tidaknya gizi harian anak cocok bersama dengan angka kecukupan gizi (AKG) yang udah ditetapkan per umur (dari jadi umur bayi sampai remaja), pun apakah gizi berikut udah digunakan seoptimal bisa saja atau belum.

Hal ini lantas menjadi mutlak untuk diketahui dan dimengerti mengingat gizi yang tercukupi—dan digunakan secara optimal—membuat anak yang notabene sedang di dalam jaman pertumbuhan terlampau tumbuh dan berkembang bersama dengan baik. Sebaliknya, kurangnya asupan gizi pada pada akhirnya sanggup menahan pertumbuhan berikut dan justru menimbulkan sejumlah masalah kesehatan.

Apa Saja Indikator Status Gizi Anak?
Dalam penilaian standing gizi anak, tersedia beberapa hal yang dijadikan indikator. Akan tetapi, jika Anda berpikir bahwa keliru satu berasal dari indikator berikut adalah indeks massa tubuh (IMT) sebagaimana seperti disaat menilai standing gizi orang dewasa, maka hal ini rasanya kurang tepat.

Pasalnya, IMT diukur berdasarkan berat badan dan tinggi badan. Sementara itu, umur anak-anak (0-18 tahun) merupakan periode di mana tubuh masih terlampau dinamis. Artinya, baik itu berat maupun tinggi badan masih akan konsisten bertambah. Pengukuran standing gizi berdasarkan IMT lebih tepat dijalankan andaikata tubuh udah berhenti mengalami perkembangan.

Alih-alih IMT, indikator atau variabel yang digunakan untuk menilai standing gizi di dalam konteks umur anak-anak adalah sebagai berikut (merujuk pada Kementerian Kesehatan RI):

1. Usia
Usia merupakan indikator yang sanggup memberi tambahan Info cukup sadar kepada Anda apakah si buah hati tumbuh dan berkembang sebagaimana anak-anak lain yang seusia dengannya.

Kendati demikian, perlu disadari juga bahwa tiap tiap anak miliki agresivitas tumbuh kembang yang berbeda-beda yang mana hal ini terpengaruh oleh sejumlah segi seperti genetik dan sebagainya. Jadi, jangan langsung jadi khawatir andaikata pertumbuhan anak Anda tidak mirip bersama dengan anak-anak lain yang berusia sama.

Alih-alih khawatir, sebaiknya langsung periksakan anak Anda ke dokter spesialis gizi manfaat mendapat Info lebih lanjut.

2. Jenis kelamin
Variabel selanjutnya di dalam mengidentifikasi standing gizi buah hati Anda adalah type kelamin. Ya, faktanya type kelamin juga miliki peran mutlak di dalam mempengaruhi tumbuh kembang manusia.

Idealnya, anak perempuan miliki agresivitas pertumbuhan yang lebih tinggi ketimbang anak laki-laki. Jadi, Anda juga perlu banyak-banyak menggali Info tentang proses tumbuh kembang anak berdasarkan type kelaminnya tersebut.

3. Berat Badan
Berat badan menjadi indikator penilaian standing gizi anak lainnya yang juga sanggup Anda jadikan acuan apakah buah hati tercinta terpenuhi gizinya dan proses tumbuh kembangnya terjadi optimal atau justru tidak.

Untuk hal ini, Anda sanggup merujuk pada rata-rata berat badan ideal cocok umur yang ditetapkan oleh Kementerian Kesehatan RI yaitu:

Usia 0-5 bulan: 3-6 kg
Usia 6-11 bulan: 9 kg
Usia 1-3 tahun: 13 kg
Usia 4-6 tahun: 19 kg
Usia 7-9 tahun: 27 kg
Usia 10-12 tahun: 36 kg (laki-laki), 38 kg (perempuan)
Usia 13-15 tahun: 50 kg (laki-laki), 48 kg (perempuan)
Usia 16-18 tahun: 60 kg (laki-laki), 52 kg (perempuan)
4. Tinggi Badan
Selain berat badan, jangan lupa juga untuk memerhatkan tinggi badan anak Anda untuk sadar standing gizinya.

Akan tetapi, perlu diketahui bahwasanya menilai tinggi badan tidaklah mirip bersama dengan menilai berat badan. Pasalnya, pertumbuhan tinggi badan tidak seagresif berat badan yang sanggup beralih bersama dengan cepat (biasanya karena frekuensi makan yang banyak).

Tinggi badan tidak seperti itu. Hal ini sanggup saja turut terpengaruh oleh berbagai segi berasal dari semenjak anak dilahirkan, seperti mutu ASI dan makanan pendamping ASI (MP-ASI) yang diberikan. Kendati demikian—sama seperti berat badan—faktor genetik juga masih memainkan peran mutlak di dalam tolak ukur gizi anak yang satu ini.

Berikut adalah ukuran tinggi badan ideal menurut Kemenkes RI:

Usia 0-5 bulan: 50-60 cm
Usia 6-11 bulan: 72 cm
Usia 1-3 tahun: 92 cm
Usia 4-6 tahun: 113 cm
Usia 7-9 tahun: 130 cm
Usia 10-12 tahun: 145 cm (laki-laki), 147 cm (perempuan)
Usia 13-15 tahun: 163 cm (laki-laki), 156 cm (perempuan)
Usia 16-18 tahun: 168 cm (laki-laki), 159 cm(perempuan)
5. Lingkar Kepala
Sementara itu, lingkar kepala di dalam kaitannya bersama dengan standing gizi anak adalah untuk mengukur apakah tumbuh kembang otak terjadi bersama dengan baik yang mana hal ini artinya gizi juga terpenuhi, atau justru yang terjadi sebaliknya yakni pertumbuhan otak mengalami masalah tertentu.

Pengukuran lingkar kepala dianjurkan untuk dijalankan tiap tiap bulan. Anda sanggup membawa si kecil ke tempat tinggal sakit, puskesmas, atau posyandu untuk laksanakan pengukuran tersebut. Nantinya, hasil pengukuran akan berujung pada 3 (tiga) kategori yaitu:

Terlalu kecil (mikrosefali)
Normal
Terlalu besar (makrosefali)
Lingkar kepala yang terlampau kecil atau besar berarti adanya masalah pada proses tumbuh kembang otak supaya perlu untuk dijalankan pemeriksaan lebih lanjut.

Cara Menghitung Status Gizi Anak
Dalam laksanakan penilaian standing gizi, metode yang digunakan adalah antropometri. Metode ini terbagi ke di dalam beberapa klasifikasi yakni rentang usia, berat badan, dan tinggi badan.

Berikut ini adalah langkah mengkalkulasi standing gizi anak menggunakan metode antropometri berdasarkan WHO Child Growth Standards (untuk anak umur 0-60 bulan), dan The WHO Reference 2007 (untuk anak umur 5-18 tahun).

1. Cara Menghitung Status Gizi Anak Usia 0-60 Bulan
Untuk anak umur 0-60 bulan, langkah menilai apakah standing gizinya baik atau tidak sanggup dilihat berasal dari faktor-faktor berikut ini:

Berat Badan Berdasarkan Umur (BB/U)
Variabel ini digunakan untuk sadar berat badan anak apakah ideal, kekurangan, atau berlebihan (obesitas).

Cara mengkalkulasi standing gizi dilihat berasal dari berat badan untuk anak umur 0-60 bulan adalah sebagai berikut:

Berat badan terlampau kurang (severely underweight): <- 3 SD
Berat badan kurang (underweight): – 3 SD s/d <- 2 SD
Berat badan ideal: – 2 SD s/d + 1 SD
Risiko berat badan berlebih: > + 1 SD
Tinggi Badan Berdasarkan Umur (TB/U)
Variabel ini digunakan untuk sadar tinggi badan anak apakah ideal atau justru kurang berasal dari tinggi badan ideal untuk ukuran seusianya.

Cara mengkalkulasi standing gizi dilihat berasal dari tinggi badan untuk anak umur 0-60 bulan adalah sebagai berikut:

Sangat pendek (severely stunted): <-3 SD
Pendek (stunted): – 3 SD s/d <- 2 SD
Ideal: – 2 SD s/d + 3 SD
Tinggi: > + 3 SD
Berat Badan Berdasarkan Tinggi Badan (BB/TB)
Variabel ini digunakan untuk sadar berat badan anak apakah cocok bersama dengan berat badan yang dimilikinya pas ini.

Cara mengkalkulasi standing gizi dilihat berasal dari berat badan berdasarkan tinggi badan untuk anak umur 0-60 bulan adalah sebagai berikut:

Gizi jelek (severely wasted): <-3 SD
Gizi kurang (wasted): – 3 SD s/d <- 2 SD
Gizi baik (normal): – 2 SD s/d + 1 SD
Berisiko gizi lebih (possible risk of overweight): + 1 SD s/d + 2 SD
Gizi lebih (overweight): + 2 SD s/d + 3 SD
Obesitas (obese): > + 3 SD
2. Cara Menghitung Status Gizi Anak Usia 5-18 Tahun
Untuk anak umur 5 sampai 18 tahun, penilaian standing gizi anak umumnya berpedoman pada ukuran persentil (CDC 2000). Ukuran ini nantinya sanggup mengidentifikasi IMT anak.

Penggunaan pedoman ini karena pengukuran IMT lebih berterima di dalam konteks anak-anak umur 5-18 tahun tersebut. Pasalnya, anak-anak di rentang umur ini miliki agresivitas tumbuh kembang yang berbeda-beda satu mirip lain, meskipun miliki umur yang sama. Oleh karena itu, penilaian berat maupun tinggi badan dilihat berasal dari usia.

Berikut adalah langkah mengkalkulasi standing gizi anak umur 5 sampai 18 tahun:

Gizi kurang (thinness): – 3SD s/d <- 2 SD
Gizi baik (normal): -2 SD sd +1 SD
Gizi lebih (overweight): + 1 SD sd +2 SD
Obesitas (obese): > + 2 SD
Berbagai Macam Permasalahan Gizi pada Anak
Bagaimana, apakah standing gizi anak Anda juga baik? Semoga iya, ya. Pasalnya, standing gizi yang tidak baik tunjukkan jika buah hati Anda sesungguhnya mengalami kekurangan gizi (malnutrisi), pun menjadi berarti bahwa tersedia yang tidak beres bersama dengan penyerapan gizi tersebut.

Jika konsisten menerus dibiarkan, anak sanggup saja mengalami sejumlah permasalah gizi berikut ini:

Kelebihan berat badan (overweight)
Kekurangan berat badan (underweight)
Tinggi badan kurang (stunting)
Kurus (wasting)
Obesitas
Kwashiorkor
Marasmus
Marasmik-Kwashiorkor

Nah, itu dia Info tentang standing gizi anak yang perlu Anda ketahui. Sebagai orang tua, udah semestinya Anda selamanya meyakinkan asupan gizi buah hati tercinta selamanya terpenuhi manfaat mendukung tumbuh kembangnya.

Baca Juga :