Tips Mendongeng Menyenangkan Bagi Anak

Mendongeng ialah kegiatan yang biasa dilaksanakan orangtua pada anaknya. Aktivitas ini sangat digemari anak-anak bahkan semenjak zaman dahulu. Saat Ayah bunda berdongeng guna anak, mereka seakan disuruh berfantasi ke alam imajinasi. Tentu saja mendongeng memiliki tidak sedikit manfaat, salah satunya ialah menambah wawasan, pengetahuan, akhlak dan budi pekerti, meningkatkan keterampilan berbahasa pada anak, serta menambah Minat baca pada anak.

Anak yang terbiasa diucapkan dongeng semenjak usia dini, bakal terlatih dekat dan menyukai buku. Membiasakan anak memperhatikan dongeng akan memunculkan rasa hendak tahu dan ketertarikan mereka mengenai isi kitab tersebut. Minat baca semakin berkembang bila temanya digemari anak dan dilaksanakan dengan teknik yang menyenangkan.

Agar anak tidak merasa jenuh dengan dongeng yang diberikan, Ayah bunda butuh belajar kiat dasar mendongeng. Berdasarkan keterangan dari seorang pakar anak, pencipta lagu anak, dan story teller, Kak Zepe, berikut tips mendongeng mengasyikkan untuk anak:

1. Memilih Cerita yang Baik
Pilihlah kisah yang baik dan berkualitas. Saat ini tidak sedikit sekali keluar buku-buku kisah yang menarik. Usahakan mencari kitab yang tidak tebal namun memiliki tidak sedikit gambar, sarat warna dan mempunyai pesan moral. Cerita yang baik ialah cerita yang berisi bagian pendidikan, kedamaian, cinta kasih, kelembutan, dan kebaikan. Hindari kisah yang berisi bagian peperangan, kekerasan, balas dendam, sihir, dan lain-lain.

2. Menguasai Jalan Cerita
Cara terbaik menguasai sebuah kisah bukanlah menghafalkannya, tetapi memahami semua isi cerita. Biasanya diperlukan membaca berkali-kali supaya kita dapat menguasai kisah itu sepenuhnya. Bila perlu, kita pun boleh memodifikasi cerita supaya lebih menarik. Di samping itu, modifikasi kisah juga sangat urgen untuk menghindari ucapan-ucapan yang belum pantas di dengar oleh anak-anak.

3. Pelajari Karakter Tokoh
Mempelajari penokohan dalam suatu kisah juga paling penting. Biasanya, semakin tidak banyak tokoh yang terdapat di dalam suatu kisah anak, maka kisah itu bakal semakin gampang dan unik untuk didongengkan untuk anak-anak. Hal ini pun memudahkan anda dalam mempelajari tokoh-tokoh yang terdapat di dalam suatu cerita. Semakin kita mengetahui karakter yang terdapat di dalam suatu cerita, maka anda akan semakin gampang mengekpresikan dan menciptakan variasi suara dan tingkah lakunya. Jangan lupa pakai ekspresi, gaya, dan suara yang lucu supaya anak semakin tertarik.

4. Suasana yang Tepat
Suasana terbaik untuk anak untuk dapat menerima atau memperhatikan dongeng ialah suasana yang santai, tidak tegang, dan tidak formal. Agar guna mendongeng menjadi efektif kita pun perlu menyimak waktu yang tepat, yakni sebelum anak tidur. Di ketika anak mengantuk dan memperhatikan ayah bunda, maka pesan moral bakal lebih gampang terserap ke bawah alam sadar, sampai-sampai anak bakal mengingatnya terus dan inginkan melakukannya.

Momen ini bisa dimanfaatkan untuk mengolah karakter anak yang tidak cukup baik, anak yang seringkali sulit santap atau cengeng. Berdongenglah dengan tema kisah yang sehubungan dengan masalah si anak menjelang mereka istirahat dan bisikan ke bawah alam sadarnya, maka anak tersebut lambat laun perilakunya bakal berubah.

5. Kontak Mata dan Fisik
Kontak mata sangat urgen untuk “mencuri perhatian” anak. Bila mata anda tidak terfokus pada mata si anak, maka ada bisa jadi mereka kehilangan fokus untuk mendengarkan kisah yang diperdengarkan. Kontak jasmani juga paling penting supaya saat fokus si anak mulai memudar, kita dapat mengekspresikan kisah yang anda bawakan untuk mereka. Kontak mata dan fisik berfungsi untuk meningkatkan kedekatan dengan anak.

6. Gunakan Media Gambar
Penggunaan media ini dapat dengan gambar yang telah ada di dalam kitab cerita. Namun sebagai pelengkap, tidak boleh lupa mempersiapkan kertas gambar dan pensil. Siapa tahu anak belum tahu sejumlah benda yang dikisahkan dan Ayah bunda dapat menggambarkan guna anak.

7. Gunakan Media Boneka
Boneka tidak melulu sarana bermain, namun juga dapat menjadi sarana atau media mendongeng yang menarik. Agar kisah yang dibawakan dapat lebih unik dan lebih nyata, ayah bunda dapat menggunakan media boneka pada ketika mendongeng. Gunakan boneka yang cocok dengan tokoh kisah yang kita dongengkan.

Sumber : www.studybahasainggris.com